Resensi Buku : Ketika Hidup Selalu Terasa Sial

 Resensi Buku : Ketika Hidup Selalu Terasa Sial


Resensi Buku : Ketika Hidup Selalu Terasa Sial
Resensi Buku : Ketika Hidup Selalu Terasa Sial



Resensi Buku : Ketika Hidup Selalu Terasa Sial

Sahabat, membaca buku sebagai kegiatan membuka dan menambah khasanah pengetahuan dan membekali pribadi pembaca bersyukur akan karunia Illahi. Resensi buku Ketika Hidup Selalu Terasa Sial yang ditulis oleh ustadz Budi Azhari, Lc terbitan Pustaka Nabawiyh Depok merupakan cetak kedua di tahun 2022.


Buku Ketika Hidup Selalu Terasa Sial  terdiri dari 268 halaman, terdiri dari bahasan Pertama cara melihat cermin- cermin itu (saat alam murka melihat dosa, rizki terhalang oleh dosa, sederhananya dosa di mata kita, biji yang tumbuh di zaman adil, ikan raksasa dan susutnya tubuh manusia, karena kita masih beriman, keberkahan tak mau dibenturkan, rizkimu bukan di bumi, takkan terulang musibah dasyat zaman Nabi Nuh, musibah ini bisa bersama, inilah zamannya).


Kedua cermin - cermin imani  (syirik penghancur banyak generasi, durhaka kepada orangtua hukumannya sejak di dunia, sina kekejian yang mengyengsarakan, khamar induk keburukan - keburukan, musik kesenangan yang tidak menyenangkan, kezaliman mempercepat keruntuhan, kikir hanya membuat fakir, antara penguasa dan pengusaha, hak orang lain pada harta kita, Undang - Undang Allah harus, dosa kotor kaum Nabi Luth, mengurangi ukuran dan timbangan, sangatlah berarti sebuah nama.


Bagian penutup buku Ketika Hidup Selalu Terasa Sial berisi referensi maupun biografi penulis. Pembaca dan sahabat bisa mendapatkan buku karya ustadz Budi Ashari, Lc dengan menghubungi Pustaka Nabawiyyah Depok atau https://wa.me/6285883888107

40 Comments

  1. Saya tuh kagum sama ust Budi Ashari. Kalau beliau bercerita ttg sejarah islam duuh.. Serasa di dongengin. Ini buku tentang berulangnya sejarah jan zahiliyah kah? Jadi mau baca deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, saya jadi semakin penasaran buat baca bukunya, Mbak. Kelihatannya menarik untuk dibaca kalau gaya penyampaiannya seperti bercerita

      Delete
    2. Iya mba Myra. Kalau di TV gaya bahasa dia seperti bercerita. Saya belum pernah sih beli buku dia. Penasaran juga mau tau isinya

      Delete
  2. Judulnya emang ngeri2 sedao ya kak btw kayak dosa memang ngambung ke magnet rezeki juga

    ReplyDelete
  3. Setelah membaca buku "Ketika Hidup Selalu Terasa Sial Ini", makin meningkatkan rasa syukur ya, Mas? Dari ulasan singatnya, saya menyimpulkan demikian. Buku seperti ini perlu sesekali dibaca ya supaya kita kembali mengingat semua karunia Allah.

    ReplyDelete
  4. jadi penasaran pingin baca "Ketika Hidup Selalu Terasa Sial Ini"

    ingin tahu latar belakang dan tujuan menulis buku dengan judul tsb

    ReplyDelete
  5. Menarik banget bukunya, pas banget pula kalau dibaca di bulan Ramadan, semacam semangat membenahi diri semakin membara.

    ReplyDelete
  6. Judulnya menggoda. Banyak orang yang merasa hidupnya selalu sial, bahkan salah dilahirkan. Ini fakta, sih. 15-20 tahun lalu saya merasakan itu. Usia dan perjalanan menjadi narablog mengajarkan bahwa setiap manusia lahir dengan membawa misi. Untuk sampai sini memang perlu banyak cermin untuk mengenali diri sendiri dan apa yang menghalangi.

    ReplyDelete
  7. Kayaknya bagus banget nih buat pengingat kala down, ya. Terima Kasih rekomendasinya

    ReplyDelete
  8. Sepertinya melahap buku ini bakalan merasakan kesejukan hati dan ketenangan jiwa setelahnya. Begitu banyak ilmu dan nasihat kehidupan di dalamnya. Semoga bisa memiliki buku karya ustad Budi ini

    ReplyDelete
  9. Saya penasaran pingin baca buku "Ketika Hidup Selalu Terasa Sial" ini. Terus terang, saya belum pernah baca buku karya Ustadz Dudi Ashari, Lc ini. Kayaknya banyak hikmah yang bisa diambil setelah baaca buku ini. Belinya di mana ya kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pustaka Nabawiyyah, https://wa.me/6285883888107

      Delete
  10. Dari judulnya sajaa sudah mengajak kita untuk merenung ya. Apakah ada yang salah dengan hidup ini, atau kita yang kurang pandai bersyukur?

    ReplyDelete
  11. Judulnya bikin penasaran nih, Ketika hidup selalu terasa sial. Kayaknya bakal banyak pelajaran yang bisa diambil dari buku ini

    ReplyDelete
  12. Ustaz Budi Ashari sosok yang sangat bersahaja. Apalagi kalau menceritakan sejarah islam,kisah sahabat, sungguh sangat enak untuk di simak. Semoga suatu waktu bis belajar dari buku Ketika Hidup Selalu Terasa Sial ini

    ReplyDelete
  13. Wah judulnya sangat menarik
    Mematik keinginan untuk membaca buku ini
    Apalagi karangannya ustadz Dudi

    ReplyDelete
  14. Pandangan tentang rasa, memang adakalanya dirasakan juga oleh setiap orang

    ReplyDelete
  15. Saya belum pernah nih baca buku ini.. Btw, setelah membaca resensi ini makin penasaran ingin tahu lebih banyak tentang isinya..

    ReplyDelete
  16. Manusia terkadang suka khilaf merasa hidupnya sial terus. Perlu juga kayaknya baca buku ini sebagai pengingat

    ReplyDelete
  17. Udah lama gak baca buku bergenre gini. Buku-buku yang jadi pengingat buat diri ini. Dari judulnya saja, banyak lho dari kita yang sering merasa demikian. Merasa paling sial, dan lupa bagaimana caranya bersyukur. Aih, ini buku yang menarik dibaca di bulan Ramadan, sebagai pengingat... pun untuk mengasah lagi rasa syukur dalam diri.

    ReplyDelete
  18. wah menarik sekali isi bukunya, terkadang merasa sial tapi malah banyak berbuat maksiat ya. Inilah seharusnya dipelajari dan dihindari.

    ReplyDelete
  19. Buku yang bagus ini cocok dibaca saat bulan suci Ramadhan. Setidaknya mengingatkan diri kita yang penuh dosa ini.

    ReplyDelete
  20. Judul bukunya bikin agak gimana gitu. Hehehee
    Ketika hidup selalu terasa sial. Ngeri-ngeri sedep bah.

    ReplyDelete
  21. Sejak dulu saya pembaca tulisan2nya Ust Budi Ashari, Lc ini. Banyak hal yang dibahas beliau dengan baik dan mudah dipahami. Termasuk di dalam buku Ketika Hidup Selalu Terasa Sial ini ya

    ReplyDelete
  22. Isi bukunya jadi bikin penasaran, pas sekali dibaca di bulan Ramadhan ini sekaligus memperkaya ilmu agama

    ReplyDelete
  23. Bacaannya cocok banget nih buat bulan Ramadhan kayak gini. Karena emang ini momen yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan jadi orang lebih baik

    ReplyDelete
  24. Buku yang menarik untuk dibaca mengingat kadang seseorang mengatakan Hal tersebut saat keberuntungan belum berpihak padanya.

    ReplyDelete
  25. Kadang saya juga mikir soal kesialan, yaampun padahal banyak orang di luar sana yang lebih susah. Buku ini sepertinya akan membawa kita untuk menjadi pribadi yang lebih bersyukur, dan seharusnya bersyukur.

    ReplyDelete
  26. Budi Ashari, Lc ini penceramah favorit nih. Buku-bukunya pasti keren juga lah.

    ReplyDelete
  27. Judulnya bikin penasaran. Gimana sama isinya ya?

    ReplyDelete
  28. Penulis buku islami yang kondang ini, wah jadi kepincut pingin baca langsung bukunya. Thannks ya Mas sudah memberikan ulasannya.

    ReplyDelete
  29. Bukunya menarik nih kak buat dibaca, seolah2 menggambarkan keadaan diri sendiri yg kadang ada masanya down dan merasa spt lagi soal gitu

    ReplyDelete
  30. Judulnya sangat menarik "Hidup Selalu Terasa Sial"
    karena hal yang bertentangan agama selalu menarik :D

    ReplyDelete
  31. Tak selamanya hidup terasa sial, jika memilih memang sesuai hati

    ReplyDelete
  32. Terlepas dari konten bukunya, aku percaya bahwa we are what what we think. Makanya selalu berusaha positive thinking, supaya hidup selalu terasa baik dan tenang.

    ReplyDelete
  33. "Ketika Hidup Selalu Terasa Sial"...judulnya saja sudah menarik ini. Pilihan banget buat dibaca apalagi saat motivasi kita sedang merosot

    ReplyDelete
  34. Belum pernah membaca ini jadi ada gambaran bukunya seperti apa. Judulnya membuat penasaran dan banyak wawasan terkandung di dalamnya ya Mas.

    ReplyDelete
  35. Intinya sih harus tetap terus bersyukur ya karena ada banyak sebenarnya karunia yang diperoleh pemberian yang Maha Esa. Sepertinya dari judulnya sudah buat tertarik untuk dibaca nih.

    ReplyDelete
  36. Bukunya menarik ya dengan judul yang membuat begidik. Bagus nuh buat dibaca ketika demotivasi.

    ReplyDelete